PROFILE

Damarius Immanuel Christian or Immanuel for short was born on 18 June 1992 in Jakarta. He is the only child in his family who has been living by himself the whole years ever since he knew how to survive.Although Immanuel is a male, he clarified himself as the one who got attracted to a person based on their personality. Most of them are men, but it does not close the case that he would fall for women too.In general, Sohn Hyunwoo of MONSTA X being the main visualization of Immanuel. He stands for 181 cm and 72 kg. He has black eyes and hair with no tattoos at all. He got more than two piercings and his body is full of muscles from arms to toes.Immanuel loves doing these things in general; he loves going to the gym and eating some tasty food in every nearby restaurant, watching cartoon movies when he’s free, listening to some calming music, and playing old game console to relief his stress.He is good at sports and definitely able to eat spicy food. He is not a geek of games but still play MLBB/LOL/Valorant. He is into coffee, but he hates fish. He is also not into milk.

PERSONALITY


Introverted individuals tend to prefer fewer, yet deep and meaningful, social interactions and often feel drawn to calmer environments.Intuitive individuals are very imaginative, open-minded, and curious. They value originality and focus on hidden meanings and distant possibilities.Thinking individuals focus on objectivity and rationality, often dismissing emotions in favor of logic. They tend to see effectiveness as more important than social harmony.Judging individuals are decisive, thorough, and highly organized. They value clarity, predictability, and closure, preferring structure and planning to spontaneity.


Writer Notes

  1. Not affiliated with the real Sohn Hyunwoo nor do his group, MONSTA X or his agency, STARSHIP ENTERTAINMENT.

  2. PLEASE DO NOT COPY AND PASTE EVERYTHING, INCLUDING THE WORDING AND THE IDEA, because building a character is hard. Do try to make it yourself.

  3. I am not that available to write everyday. Please bare with my late reply.

  4. I am able to write in Indonesian and English. However, English is only my second language. So, grammatical error might be found in the writings.

  5. Please don't do a metagaming and god-modding.

  6. If you want to freeze or drop plot, do let me know first, will you?

  7. Feel free to reach me out through DM for a casual talk or to discuss something.

  8. Here are the brackets that will often found in the Twitter's account.

  • &. Remarking OOC tweets

  • NORTH. Remarking the writer's tweets.

  • (...) Remarking the continuation.


PROLOGUE

Bintang dunia yang lahir pada tanggal 18 Juni 1992 dengan nama asli Damarius Immanuel Christian ini rupanya banyak menyimpan rahasia dari publik. Setiap pasang mata yang mengaguminya tentu tidak bisa menepis kosongnya tatapan si tuan di tengah-tengah gemerlap dan sorot kamera yang selalu tertuju padanya. Mau bagaimana lagi? Hidup di dalam bayang-bayang kepopuleran mengharuskannya untuk senantiasa memberikan apa yang baik dan menyembunyikan apa yang buruk bukan?Pasalnya, banyak hal buruk yang kerap tidak diketahui publik saat mereka sibuk mengelu-elukan namanya. Pagi menjadi cinta pertama setiap insan, malam menjadi alasan kenapa cinta pertama tidak selamanya indah. Bahkan di rumah pun, Immanuel masih harus bermain sandiwara seperti itu.Terhitung semejak dirinya masih kecil, orang tuanya tidak pernah memberikan perhatian kepadanya secara wajar. Ayahnya, Darius Ivander Christian, dan ibunya, Bernadette Rianna Siagaan, merupakan pasangan yang bekerja di bawah kantor berita ternama di Jakarta. Bahkan untuk istirahat saja, mereka tidak ada waktu, apa lagi untuk berbincang dengan anak semata wayang mereka? Maka dari itu, merasa dicintai oleh banyak orang di atas panggung cukup memberinya alasan untuk selalu hidup, walaupun setiap malam selalu bertanya, “Kalau besok hidup, matinya kapan?”Immanuel selalu dikenal ramah. Ia, si empunya senyum menawan yang kerap terkekeh jika disapa dan selalu punya cara tersendiri untuk membuat semua orang jatuh cinta, ternyata tidak begitu saat seorang diri. Amarah dan tangis kerap tercampur menjadi satu. Jam tidur berantakan, serta rasa lapar yang tidak selalu muncul sudah menjadi teman lama baginya. Lantas, siapa yang harus ia datangi ketika beberapa penggemarnya menyebut ia sebagai ‘penyelamat’ di saat ia sendiri adalah orang yang harus diselamatkan?